Skip to main content

Posts

Showing posts with the label penghasilan per kepala

PeringkatIndonesia: Indeks Pembangunan Inklusif #20/42,↘︎8

Dugaan bahwa kategori nomor (5) di alinea berikut #PeringkatIndonesia buruk karena hutangnya banyak perlu dikesampingkan. Dugaan bahwa harapan hidup di Indonesia dengan damai dan sehat hingga tua (2) juga perlu dikesampingkan. Dugaan bahwa polusi karbon (6) di Indonesia masih tertolong hutan tropis dsb, juga sangat perlu dikesampingkan. Inilah tulisan fakta riset World Economic Forum tentang Indonesia. Ingat Indonesia lumayan juara mispersepsi Per definisi pakai bahasa (diupayakan) sederhana, Indeks Pembangunan Inklusif (IBI) bicara apakah kebijakan struktur dan kelembagaan sebuah perekonomian sudah pro pada: (1) Penciptaan lapangan pekerjaan, (2) Harapan hidup sehat, (3) Sedikit orang miskinnya, (4) Merata kemakmurannya, (5) Sedikit proporsi hutang negaranya, dan (6) Polusi karbonnya dari ekonominya minimal. Ini baru sebagian dari sub pilar dan pilar lainnya, untuk teknisnya dapat menjadi bahan diskusi lebih jauh. Memakai kategori peringkat 'Di Kelas' a la aba-amba maka ...

Cara menambah kebahagiaan. #PeringkatIndonesia: Kebahagiaan

Orang Indonesia hanya sedikit lebih bahagia dibanding orang Palestina.  Ini bahasan tentang Laporan Kebahagiaan Dunia 2018, Indonesia berkurang kebahagiaannya (-) 0,16 poin untuk periode pembanding 2008-2010 v. 2015-2017. Di periode 2015-2017 poin kebahagiaan orang Indonesia adalah 5,0930 ada di peringkat 96 dibanding 156 negara. Sementara Palestina ada 8 peringkat di bawah Indonesia dengan poin 4,7430 (skala yang dipakai 0 - 10), Cina (5,2460) 10 peringkat di atas Indonesia.  Sumber: World Happiness Record 2018 Syria (Suriah, 3,46), Rwanda, Yaman, Tanzania, Sudan Selatan, Republik Afrika Tengah dan terakhir Burundi (2.91) adalah yang paling rendah skor kebahagiaannya. Ada di 20 teratas di antaranya Finlandia (#1| 7,63) beserta 4 negara teluk Skandinavia lainnya, grup Beneloux, Kanada, Selandia Baru, Australia, Israel, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Uni Emirat Arab (#20| 6,77). Untuk negara ASEAN, Singapura (#34| 6,34) tertinggi, tepat di bawahnya Malays...

Santai Seolah Serius (3S)

Versi baru dari jargon yang terkenal beberapa dekade lalu, saat ini kondisi pikiran dan tindakan serta perilaku warga Indonesia khususnya Jabotabek atau Jakarta dapat dijelaskan dengan tiga kata ini. Hasil dari santai seolah serius (lk. sama dengan santai tapi serius) adalah Peringkat Daya Saing Indonesia  yang hanya di peringkat 34 (dari 140) negara, perkembangan kebudayaan, kesenian dan olah raga yang begitu-begitu saja, prospek generasi muda yang satu hingga tiga dekade lagi akan jadi ujung tombak produktivitas negara yang tak berjalan kemana-mana, kualitas pendidikan tinggi sebagai bukti kecerdasan dari generasi terpilih yang stagnan di rentang itu-itu saja, pertambahan penghasilan negara atau rata-rata setiap warganya yang tidak membawa kemaslahatan bangsa lebih secara relatif dibanding saat teritori ini belum bernama Indonesia bebapa abad lalu. Penjelas dari kebiasaan santai seolah serius ini, secara santai, mau tak mau adalah warga Jakarta (yang bisa diperluas ke kumpulan...

Penghasilan/Kepala Orang Indonesia = Orang ..(negara)... di Tahun ....

Misalnya tetangga serumpun, Malaysia pada tahun 1994 (22 tahun sebelumnya) telah miliki penghasilan/kepala warganya $10.569 hampir sama dengan data orang Indoesia terakhir (2016) yang $10.511. Amerika Serikat pernah alami Great Depression, ingat tahunnya? 1929. Saat itulah negara ini juga sama dengan Indonesia 2016 penghasilan/kepalanya. 87 tahun sebelumnya Thailand. 2007 (9 tahun sebelumnya, selanjutnya disingkat th.sb.) Singapura? 1983 (33 th.sb.) di $10.733 Australia. 1936 (80 th.sb.) $ 10.652 Jepang. 1968 (48 th.sb.) Belanda. 1961 (55 th.sb.) Untuk selengkapnya, mari lihat pengelompokan per tahun ataupun dekade berikut ini. Menarik untuk melihat hingga bawah standar kehidupan rata-rata yang sama dengan negara Indonesia kurang lebih sudah dialami negara lain ini sebelum-sebelumnya. Penghasilan/Kepala Orang Indonesia = Orang ..(negara)... di Tahun .... 2016: Bosnia dan Herzegozina 2015: Sri Lanka 2014: Albania; Namibia 2013: Ekuador; Peru 2012: China; Mongolia...

Penghasilan per Kepala Orang Indonesia 1820 s.d. 2016

Mari utak-atik alat dari  https://ourworldindata.org  terkait negara Indonesia. Wow kan grafik pertumbuhan penghasilan per kepalanya?   Di 1815 sebelum bernama Indonesia. Teritori ini tercatat berpenghasilan per kepala warganya $755 per tahun (angka ini sudah disesuaikan inflasi dan menggunakan harga di tahun 2011) atau Rp10.050.205,94 per tahun atau Rp837.517,16 per bulan dengan  kurs hari ini.  Pertama menyentuh angka $1.000 di 1881 yaitu $1.034 (= Rp13,8 juta ) per thn atau Rp1,15 juta per bulan.  Terdekat sesudah proklamasi adalah data di 1949 yaitu $1.064 (= Rp14,2 juta )  per tahun atau Rp1,18 juta per bulan; ini turun dari puncak data terakhir 1941 $1.666 (= Rp22,2 juta ) per tahun atau Rp1,85 juta per bulan.  $2.000  pertama di 1974 |$2.026 (= Rp27,0 juta )/thn| Rp2,25 juta /bln. Ini 93 tahun sejak $1.000 pertama.  20 tahun kemudian menyentuh $4.000 pertama | 1994 |$4.018(= Rp53,5 juta )/thn| Rp4,46 juta /bln. ...

Indonesia Melihat Media (dibanding 37 negara lainnya)

% yang mengatakan media pemberitaan sangat-baik/cukup-baik dalam melaporkan berita secara akurat sumber: pewglobal.org Indonesia (ke)sayang(an) media Dalam empat kategori utama laporan Pew Research Center tanggal 11 Januari 2018 tentang berita media dari survei di 38 negara, Indonesia selalu ada di empat teratas dalam menjawab pertanyaan utama " % yang mengatakan media berita mereka melakukan dengan sangat-baik/cukup-baik  dalam melaporkan ... " di empat kategori utama: ...isu politik secara adil : responden Indonesia ada di peringkat empat dengan 77% mengatakan media berita melakukan pemberitaan terkait isu politik secara adil dengan sangat/cukup baik. Terendah Korea Selatan 27% dan Yunani 18%. Median 38 negara hanya 52% . ...berita tentang pimpinan dan pejabat pemerintahan: Indonesia ada di peringkat dua dengan 85%. Median 59%. ...berita secara akurat:  Indonesia ada di peringkat  tiga  dengan  85%. Median 62%. ...peristiwa berita paling ...