Skip to main content

Posts

Showing posts with the label perempuan tangguh

PeringkatIndonesia: Indeks Pembangunan Inklusif #20/42,↘︎8

Dugaan bahwa kategori nomor (5) di alinea berikut #PeringkatIndonesia buruk karena hutangnya banyak perlu dikesampingkan. Dugaan bahwa harapan hidup di Indonesia dengan damai dan sehat hingga tua (2) juga perlu dikesampingkan. Dugaan bahwa polusi karbon (6) di Indonesia masih tertolong hutan tropis dsb, juga sangat perlu dikesampingkan. Inilah tulisan fakta riset World Economic Forum tentang Indonesia. Ingat Indonesia lumayan juara mispersepsi Per definisi pakai bahasa (diupayakan) sederhana, Indeks Pembangunan Inklusif (IBI) bicara apakah kebijakan struktur dan kelembagaan sebuah perekonomian sudah pro pada: (1) Penciptaan lapangan pekerjaan, (2) Harapan hidup sehat, (3) Sedikit orang miskinnya, (4) Merata kemakmurannya, (5) Sedikit proporsi hutang negaranya, dan (6) Polusi karbonnya dari ekonominya minimal. Ini baru sebagian dari sub pilar dan pilar lainnya, untuk teknisnya dapat menjadi bahan diskusi lebih jauh. Memakai kategori peringkat 'Di Kelas' a la aba-amba maka ...

Tagihan telepon rumah 3 bulan kosong membingungkan, ini yang terjadi

Apalah arti telepon rumah? Ini nama familiar dari fixed telephone  atau disebut  PSTN  ( public switched telephone network ) oleh si penyedia layanan. Menyangka PSTN akronim bahasa Indonesia juga kah?  Ternyata masih ada artinya bagi 1 miliar plus 4 juta pelanggan di seluruh dunia (2016),  10,4 juta di antaranya ada di Indonesia. Ini penurunan dari puncak 1,26 miliar dunia di 2006 atau  40,9 juta bagi Indonesia di 2010. Di kasus Indonesia 74,7% pelanggan 'hilang' dalam 6 tahun. Di dunia hanya hilang 20,4% dalam 10 tahun.  Dengan cara pandang lain, tadinya (2010) dari 100 orang ada 17 pelanggan, di 2016 tinggal 4 dari 100 orang yang melanggan si telepon rumah ini sedikit di bawah kondisi di 2004. Lereng Everest!  Sumber: World Bank. https://data.worldbank.org/indicator/IT.MLT.MAIN.P2?locations=ID&type=shaded&year_high_desc=true Kemungkinan anda masih tertarik terus membaca karena bagian dari 10,4 juta pelanggan ...

'Ibu tua ini lebih hebat dari Indrawati, Merkel, dan Lagarde'; 1/2 jam untuk sampai pada simpulan itu: (1)

Mungkin karena pengamatan yang hanya setengah jam itu, seluruh prestasi perempuan-perempuan terkenal di masa ini, bahkan mungkin Ibu saya sendiri (tetap dengan hormat, ini karena terlampau banyak waktu bersama), dan bisa jadi sejajar dengan perempuan-perempuan terdahulu sekaliber Kartini dan mungkin Khadijah r.a. perlu melihat beliau seperti 1/2 jaman saya melihat sambil bergemuruh dada dan berkaca-kaca mata. Satu lagi setting di transportasi umum di Area Metropolitan Jakarta.  Kali ini kereta komuter Jabodetabek (PT-nya sendiri sudah berganti nama dari KCJ(abodetabek) menjadi PT KAI Commuter Indonesia), Jumat sesudah Maghrib, kereta ini menuju Bogor dari arah Jakarta Kota. Dari stasiun sebelumnya dinaiki segerombolan pria telat-dewasa yang memenuhi lorong di depan kursi prioritas dengan persiapan untuk lomba: Ludo King . Dengan persiapan smartphone mana yang layar paling besar, powerbank karena si gadget kehabisan baterai, 'besarkan saja volume-nya' saat musik pertanda ...